Cadillac produksi General Motors (GM) untuk Obama memiliki kode nama
‘Stagecoach’. Dari luar, memang terlihat mewah. Namun, perlindungan
ekstra ketat akan diperoleh siapapun yang duduk di dalamnya. Mobil ini
bak bunker berjalan yang nyaman.
Tak ada yang bisa mengetahui spesifikasi detil ‘Stagecoach’ karena
GM memegang kontrak dari dinas pengawalan presiden, Secret Service,
untuk merahasiakannya. Yang jelas, mobil ini tercanggih dan juga tak
jauh beda dengan pesawat kepresidenan AS, Air Force One.
“Kami tak bisa banyak mendiskusikannya. Pokoknya sistem kendaraan ini
merupakan teknologi perlindungan tercanggih yang ada dalam kendaraan
di seluruh dunia,” ujar Asisten Direktur Secret Service Office of
Protective Operations, Nicholas Trotta. Jubir GM David Caldwell
mengatakan, mobil tersebut versi baru Cadillac DTS yang digunakan mantan
Presiden AS George W Bush.
‘Stagecoach’ atau ‘Caddy One’ atau ‘Limo One’ Obama ini mirip dengan
kendaraan kepresidenan pendahulunya. Namun lebih tinggi dan besar,
serta beratnya mencapai 7-8 ton. Mobil ini menggunakan chassis truk
kecil GM dan digerakkan dengan mesin diesel.
Pintunya memiliki ketebalan sekitar 20 centimeter dan beratnya
seperti pintu kabin pesawat Boeing 747. Pelindung mobil terbuat dari
kombinasi aluminium, titanium, dan keramik. Kaca antipeluru setebal 12,5
centimeter menghiasi seluruh mobil. Karpet mobil terbuat dari kevlar
atau bahan rompi antipeluru untuk perlindungan dari ranjau.
Bagian dalam mobil terisolasi, memiliki sistem sirkulasi udara khusus
untuk perlindungan dari serangan bahan kimia. Sudah pasti, suara
apapun dari luar mobil takkan terdengar.
GM mengatakan mobil tersebut antirudal, tapi tetap nyaman dengan
interior kulit yang menjadi keunggulan Cadillac. Obama tak perlu
khawatir kesepian, sebab ada pemutar CD yang menampung 10 cakram
sekaligus. Tentu saja, teknologi komunikasi tercanggih juga ada di
dalamnya.
Mantan agen Secret Service yang menjadi pengemudi mantan Presiden AS
Bill Clinton, Joe Funk mengatakan, Obama akan terkejut dengan sistem
komunikasi mobil itu. “Ia memang terisolasi ketika berada di dalam mobil
itu. Tapi pada saat bersamaan, ia bisa berkomunikasi dengan seluruh
dunia hanya dengan sekali sentuh,” katanya.
Limo Obama ini merupakan yang teranyar dari sejarah mobil
kepresidenan yang dibangun oleh Cadillac selama 100 tahun terakhir atau
sejak Kongres menyetujui pendanaan untuk kendaraan presiden.
Berawal dari Presiden Wilson yang mengendarai Cadillac dalam parade
berakhirnya Perang Dunia I. Presiden Coolidge mengendarai 1928 Cadillac
Town Car, yang menjadi Cadillac resmi pertama yang terparkir di 1600
Pennsylvania Avenua. Mobil itu memiliki mesin 341 kubik inchi dan
berkekuatan 90 tenaga kuda yang pada saat itu menjadi terbaik di
kelasnya.
Pada 1938, pemerintah AS mendapatkan dua Cadillac konvertibel.
Masing-masing sepanjang lebih dari tujuh meter dan beratnya lebih dari
empat ton. Keduanya mendapat julukan ‘Queen Elizabeth’ dan ‘Queen Mary’.
Beberapa kelengkapannya antara lain generator cadangan, radio dua arah
dan persenjataan lengkap.
Dua mobil itu sempat melayani Presiden Roosevelt, Truman dan
Eisenhower sebelum diganti dengan ‘Queen Elizabeth’ dan ‘Queen Mary’
yang dipakai hingga 1968.
Cadillac kembali ke Gedung Putih pada 1983, ketika Presiden Reagan
naik di Fleetwood yang terkenal karena dilengkapi Turbo Hydra-Matic 400
bertransmisi otomatis. Kemudian Presiden Clinton menggunakan Fleetwood
Brougham yang ditenagai mesin 454 kubik inchi (7,4 liter) V8.
Koleksi mobil-mobil kepresidenan tersebut kini berada di Museum Henry
Ford. Namun sejak Presiden Bush, mobil kepresidenan tak lagi
dimuseumkan. Pascaserangan teror 11 September 2001, protokol Secret
Service mewajibkan mobil kepresidenan dihancurkan setelah pergantian
masa jabatan. Tujuannya, mencegah terbongkarnya teknologi yang ada di
dalamnya.
Belum diperoleh informasi, apakah mobil ini akan dibawa serta
bersamaan dengan kedatangan Obama ke Indonesia. Namun, sejak menjadi
Presiden AS, kemanapun Obama pergi, sang Cadillac berkode ‘Stagecoach’
selalu ikut serta.