04.47
Pameran
yang digelar bersamaan dengan Hari Teknologi Nasional pada 10 Agustus
di Puspitek Serpong ini, salah satunya menampilkan mobil sport listrik merk SKEV-1 (Signal Kustom Electric Vehicle 1) terbaru yang dibuat oleh anak bangsa.
gambar :
Kendaraan sport terbaru kita
ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didukung oleh Auto Vision serta
Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.
Kehadiran SKEV-1 merupakan perwakilan salah satu karya teknologi bangsa Indonesia di mana karya ini bisa disejajarkan dengan teknologi buatan bangsa lain.
Produk ini diharapkan bisa memacu inovasi dan kreatifitas anak bangsa lainnya untuk menjadi pionir teknologi.
Saat Media Indonesia menyoal banyaknya perangkat audio berdaya besar yang diusung SKEV-1, Andre Mulyadi dari Signal Kustom Bandung, menjelaskan bahwa SKEV-1 awalnya diciptakan untuk ikut ajang kontes modifikasi Autoblackthrough 2010.
Oleh karena itu,
kendaraan tersebut dibuat se-atraktif mungkin lewat kehadiran 4 buah
Subwoofer 10 inci, 4 speaker 6 inci berikut tweeter-nya dan 3 unit power
plus 7 layar LCD touchscreen yang seluruhnya dipasok oleh PT Multi
Mayaka dengan produk Alpine.
Sementara untuk sistem
pencahayaan, Andre menyerahkan kepada produk AutoVision. "Cuma
AutoVision yang memiliki LED dengan formasi berderet. Dan kami
memerlukanny untuk mendukung kesan high-techyang menjadi tema desain SKEV-1," jelas Andre.
"Kami juga memanfaatkan
produk AutoVision pada headlamp model HID projector dan lampu rem LED.
Selain tiga kali lebih terang dan berkesan high-tech, penggunaan lampu
LED juga bertujuan mengurangi beban baterai," ujar Andre di sela-sela
pameran, Rabu (10/8).
Menurut Andre SKEV-1
dirancang dan dibangun oleh tim desainer Signal Kustom, mulai dari
sasis sistem suspensi hingga bagian bodinya yang terbuat dari perpaduan
logam, serat kaca dan serat karbon. "Bisa dibilang 95% kita membuatnya
sendiri," ujar Andre.
"Tapi sebagai syarat mengikuti kontes Autoblackthrough, kami harus memiliki basis kendaraan asli
yaitu Honda Genio keluaran 1993. Itu bisa dilihat dari sistem
transmisinya yang masih menggunakan punya Genio, selebihnya sudah
dirombak total," beber Andre.
Rencana awalnya menggunakan mesin
Honda Integra Type-R, namun Andre merasa tidak ada yang baru jika harus
menggunakan mesin konvensional. Pasalnya peserta lain pun bisa
melakukan hal itu dan Andre pun pergi ke LIPI untuk mengutarakan
maksudnya.
Awalnya, Kepala Bidang Peralatan Transportasi
di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI Ir Abdul Hapid
yang ditemuinya ketika itu menolak. Namun setelah Andre menjelaskan dan
menyodorkan rancangan SKEV-1, Hapid pun bersedia membantu.
Maka jadilah mobil sport yang trinspirasi dari bentuk mobil Formula 1 dan mobil balap ketahanan 24 Jam LeMans ini memiliki sistem penggerak listrik yang pembuatannya digarap oleh tim dari LIPI.
Abdul Hapid mengatakan
bahwa SKEV-1 dibekali dengan baterai lithium-ion generasi terbaru dengan
kepadatan energi (energy density) yang tinggi. Baterai bertegangan 96
Volt berkapasitas 200 Ah ini hanya butuh 4 jam pengisian agar kembali
penuh dari kondisi 30%.
Bahkan jika menggunakan sistem pengisian cepat (rapid charger), kendaraan berbobot sekitar 700-800 kg ini hanya butuh 15 hingga 20 menit hingga baterainya penuh terisi.
"Masalahnya untuk membuat
perangkat itu membutuhkan biaya dan daya listrik yang besar yaitu
sekitar 100 Amper. Jadi saat ini menggunakan sumber kelistrikan rumah
220 volt dengan daya 42 Amper untuk mengisinya," tutur Hapid.
Dengan motor listrik AC berkekuatan 60 hp, SKEV-1
diperkirakan mampu menempuh jarak 140-150 km sekali isi, namun belum
pernah dicoba berapa kecepatan puncaknya. Menurut perkiraan Hapid, SKEV-1 bisa dipacu lebih dari 140 km/jam.
Tampilan kendaraan yang
berkesan streamline dan futuristis ini kian sempurna berkat penggunaan
ban-banhigh performance lansiran Pirelli. Bagian depannya dibekali
ukuran 295/30 ZR19 sementara bagian belakangnya memiliki dimensi 355/25
ZR19.
Remnya mengandalkan
empat cakram model ventilated & perforated berdiameter lebar yang
dijepit oleh caliper piston lansiran Brembo. Dan sebagai kendaraan listrik ia juga memiliki sistem regenerative yang mampu mengembalikan listrik ke baterai saat pengereman dan deselerasi.
(end).
0 komentar:
Posting Komentar